15 Juni 2024

Akibat Perbaikan Jalan Rusak, Personil Ditlantas Polda Sulsel Turun Urai Kepadatan Arus Lalin

JPM – Kepadatan arus lalu lintas sepanjang 4 KM, mulai dari pertigaan bandara lama Maros sampai dengan perlimaan bandara Sultan Hasanuddin, antrean terpanjang terjadi untuk kendaraan yang akan masuk ke arah Kota Makassar dari Kab. Maros. Kepadatan kendaraan mulai terjadi pada sore hari menjelang magrib pada hari ini, Senin (27/11).

Mengantisipasi agar tidak terjadi kemacetan, Personil Ditlantas Polda Sulsel yang melaksanakan patroli dan melihat kondisi arus lalu lintas di perlimaan bandara dengan sigap melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, alhasil tak membutuhkan waktu lama kondisi arus lalu lintas dapat kembali dinormalkan.

“Jadi tadi kami telah laksanakan pengaturan arus lalu lintas, kami cek juga penyebab terjadinya antrean panjang kendaraan sampai di perlimaan bandara, rupanya terdapat perbaikan jalan yang belum rampung pas di depan pasar bulu-bulu Kab. Maros” Ungkap Iptu Bahrul

Personil Ditlantas Polda Sulsel yang melihat kondisi perbaikan ini juga tidak tinggal diam, bersama dengan para pekerja jalan berjibaku dengan padatnya kendaraan yang akan melintasi jalan rusak ini, yang setelah terinjak kemudian berkubang lagi, petugas silih berganti kemudian kembali meratakan dan menambahkan pasir agar ketika dilintasi kendaraan tidak turun lagi. “minimal setiap kendaraan dapat lewat dulu” Jelas Panit I Sat PJR Ditlantas Polda Sulsel, Iptu Bahrul.

Dikonfirmasi terpisah Dirlantas Polda Sulsel KBP Dr. I Made Agus Prastaya, S.I.K., M.Hum. membenarkan kepadatan ini “ya benar, saya sudah menerima laporannya dari anggota kami di lapangan, dan sudah memerintahkan kepada petugas di lapangan untuk tetap stand by sampai kondisi benar-benar lancar”. Jelasnya

“Kami juga sudah instruksikan anggota untuk tingkatkan pelaksanaan patroli pada daerah rawan macet dan laka, mengingat sekarang sudah memasuki musim hujan, di mana visibilitas pengemudi untuk melihat dengan jelas dapat terganggu apalagi di malam hari”. Tutupnya.(*)