google-site-verification=fbNRZd_GGUcoASUx4OxdPp1QF8CMbm7AHZSxP2RDp7k
Rab. Des 1st, 2021

Akibat Sering Diusir Saat Tidur Dimesjid, Pemuda Ini Nekat Bakar Mimbar Mesjid

JPM – Pelaku pembakaran Mimbar Mesjid Raya Makassar pada ( 25/9/2021) dini hari akhirnya ditangkap Polisi di depan sebuah rumah di jalan tunumbu pada sabtu sinang.

Dari keterangan perssnya, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana yang didampingi Kasatreskrim dan Tokoh Agama membeberkan motif Pelaku hinhha nekat membakar Mimbar Mesjid Raya Makassar.

Pelaku kabba (22) sakit hati kepada penjaga Mesjid lantaran dirinya sering diusir bila sedang beristirahat sambil tidur di dalam mesjid.

“Kabba nekat membakar Mimbar Mesjid lantaran sakit hati, pasalnya dirinya sering diusir oleh petugas Mesjid saat sedang beristirahat atau tidur di mesjid. Ujar Kapolresrabes Makassar.

Diketahui Pelaku menggunakan minyak tanah dengan mengambil material karpet sajadah agar mudah membakar mimbar tersebut.

Beruntun aksinya diketahui oleh Laode seorang pengurus Mesjid hingga api cepat dipadamkan.

Kapolres juga menjelaskan terkait alasan penjaga mesjid melarang pelaku, menurutnya, Meski pelaku seorang muslim, dia ke masjid itu bukan untuk salat, tapi hanya sekadar beristirahat dengan tidur.

Diketahui Pelaku yang beralamat di jln sembilan kelurahan Bontoala tua, Kecamatan Bontoala Makassar, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan meringkup dibalik jeruji besi.

“Setiap KB (Kabba) datang ke masjid untuk istirahat seperti tidur, selalu dilarang oleh pihak masjid dan security. Dia sering diusir oleh security,” ujar Witnu.

Kabba membakar mimbar masjid itu menggunakan korek api biasa yang dia sulut ke sebuah sajadah.

Usai api membesar, dia melempar sajadah itu ke mimbar.

Beruntung aksi Kabba itu segera ketahuan pengurus masjid yang bernama La Ode. Sehingga, api bisa dipadamkan dan tidak membesar.

28 thoughts on “Akibat Sering Diusir Saat Tidur Dimesjid, Pemuda Ini Nekat Bakar Mimbar Mesjid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *