Sel. Agu 16th, 2022

Anda Pekerja, Simak Ulasan BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK

Jawapossmks.com,- BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK, terus berinovasi dan juga memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi dilingkup para pekerja diantaranya jaminan untuk para pekerja.

BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK menyelenggarakan program jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian. BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) juga telah mensosialisasikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) berupa fasilitas pembiayaan rumah dalam Program Jaminan Hari Tua (JHT).

BPJAMSOSTEK juga kini sudah bisa di akses secara online melalui berbagai fitur. Adapun fitur yang disediakan dalam aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) ini adalah sebagai berikut.

1. Pengkinian atau memperbarui data
2. Pengajuan dan pelacak klaim JHT
3. Simulasi saldo JHT dan saldo JP
4. Mengecek saldo
5. Kartu digital
6. Informasi tentang lokasi kanal pelayanan
7. Promo
8. Berita terkait dengan jaminan sosial tenaga kerja
9. Pengaduan
10. Laporan terkait layanan yang diberikan
11. Informasi manfaat

Aplikasi JMO ini juga memiliki tampilan yang lebih menarik dan fitur yang sangat berguna, dimana tujuan aplikasi ini untuk mempermudah peserta mengklaim program JHT dan JKK

Selain itu, untuk iuran juga dapat dipermudah cara pembayarannya melalui pembayaran secara digital di beberapa layanan pembayaran digital yang ada saat ini atau transaksi elektronik lainnya serta di minimarket atau supermarket.

BPJS Ketenagakerjaan didorong untuk terus meningkatkan kepesertaan dan pelayanan tidak hanya kepada tenaga kerja non aparatur sipil negara (Non ASN) tetapi juga kepada para pekerja formal dan informal.

Harapan itu muncul dalam diskusi bertajuk “Implementasi Inpres No. 2 Tahun 2021 dan Program BPJS Ketenagakerjaan dalam Pelayanan Kepesertaan yang Responsif, Cepat, Efektif dan Berkeadilan secara daring dan luring di Jakarta, Kamis (9/9/2021).

Pemberi kerja secara bertahap wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjanya sebagai peserta kepada BPJS, sesuai dengan program jaminan sosial yang diikuti dan pekerja berhak untuk mendaftarkan diri sebagai peserta program jaminan sosial atas tanggungan pemberi kerja apabila pemberi kerja telah nyata-nyata tidak mendaftarkan pekerjanya pada BPJS.

Mengenai jaminan sosial tenaga kerja diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (“UU BPJS”).