google-site-verification=fbNRZd_GGUcoASUx4OxdPp1QF8CMbm7AHZSxP2RDp7k
Sel. Nov 24th, 2020

Antusias Warga Somba, AST-ARIS Makin Optimistis di Pilkada Majene

Majene – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Andi Achmad Sukri Tammalele – Arismunandar Kalma (Ast-Aris) semakin optimis memenangkan hati masyarakat dan tentunya juga memenangkan pesta demokrasi Pilkada 2020 di Bumi Assamallewung, Kabupaten Majene, 9 Desember mendatang.

Rasa optimis itu didasari sambutan luar biasa warga di berbagai kecamatan, terkhusus lagi saat calon wakil bupati Majene, Arismunandar Kalma, yang menyempatkan hadir dalam acara silaturahmi warga Somba ibukota Kecamatan Sendana, Minggu malam, 25/10/2020.

Dukungan kuat dari masyarakat Sendana cukup beralasan lantaran Arismunandar juga salah satu putra terbaik yang mempunyai garis turunan asli Sendana dari rahim sang ibunda.

“Alhamdulillah. Sambutan masyarakat di berbagai kecamatan hingga dusun sangat luar biasa saat kegiatan tatap muka dengan masyarakat. Warga begitu antusias menyambut kedatangan kami,” kata Arismunandar Kalma.

Kehadiran duet birokrat ini memang sangat dinanti-nantikan warga masyarakat Majene yang sudah lama menginginkan adanya perubahan. Apalagi, sebagian besar masyarakat setempat tahu betul siapa figur AST maupun Arismunandar Kalma.

Pamong terbaik Majene, Andi Achmad Sukri Tammalele memiliki pengalaman mumpuni dengan berbagai jabatan eselon dua yang diembannya. Bahkan, jabatan terakhir adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Majene.

Demikian pula, Arismunandar Kalma harus rela menanggalkan jabatan PNS-nya di Pemkab Majene demi memperbaiki kondisi perekonomian dan pembangunan di daerah kota Tua apdeling Mandar ini.

Jadi, bila di setiap kampanya dialogis yang dilakukan duet AST-Aris selalu disambut antusias masyarakat setempat, itu karena warga masyarakat Majene memang sangat menginginkan keduanya untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2026 mendatang.

Menurut Kalma Katta yang juga ayah kandung dari calon wakil bupati Majene, hingga hari ke-20 pelaksanaan kampanye dialogis, Paslon nomor urut dua ini sudah menjelajahi hampir 50 titik pertemuan dengan warga masyarakat desa. Dan, jika digabungkan dengan masa sebelum penetapan calon oleh KPU, pasangan ini sudah mendatangi total 150 titik atau pertemuan dengan warga masyarakat di seluruh pelosok Majene.

Lalu, apa yang patut dicatat dari seluruh kampanye dan silaturahmi yang dilakukan Paslon Ast-Aris? “Banyak harapan dan tentunya juga keluhan-keluhan tentang berbagai kondisi yang disampaikan masyarakat. Mulai soal pembangunan, seperti kondisi jalan desa yang jauh dari perhatian Pemkab hingga persoalan perekonomian masyarakat yang kini semakin terpuruk oleh berbagai sebab. Bukan hanya itu, pemberdayaan pekerja lokal juga menjadi jeritan hati masyarakat selama ini.

Karena itu, Kalma Katta yang juga mantan bupati Majene selama 10 tahun ini, tentu akan mengingatkan kepada pasangan Ast-Aris untuk memperhatikan seluruh keluhan masyarakat tersebut bila nanti diamanahkan memimpin Majene.

Ditempat yang sama, Saiful salah seorang warga Somba merasa optimistis, perolehan suara Ast-Aris ditargetkan minimal diangka 60 persen.

“Masyarakat harus menggunakan akal sehat untuk memilih pemimpin. Saya rasa, hanya AST-Aris calon putra terbaik daerah. Calon bupati yang lainnya sama sekali bukan asli daerah. Kemudian kapasitasnya menjadi pemimpin juga belum teruji karena hanya punya pengalaman selaku mantan kepala sekolah,” katanya.***

Release mediacenter AST-Aris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *