Sel. Mei 24th, 2022

Diskominfo Cari Solusi Kelangkaan Minyak Goreng dan Stok Bahan Pokok Jelang Puasa di Makassar

MAKASSAR,JPM – Stok dan harga minyak goreng jelang bulan puasa menjadi pembahasan dalam acara Coffee Morning Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar.

Diskominfo mengundang Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Arlien Ariesta dan Pj Direksi PD Pasar Makassar Raya Thamrin Mensa.Coffee morning ini dilangsungkan di Warunk Upnormal, Jl Bonto Lempangan, Selasa (29/3/2022).

Kepala Diskominfo Makassar, Mahyudin mengatakan, minyak goreng masih menjadi tren perbincangan di masyarakat.

Karenanya, dalam forum ini masyarakat bisa mendapatkan informasi terkait harga dan ketersediaan minyak goreng di Kota Makassar.

“Bukan hanya minyak goreng, bahan pokok lainnya yang mengalami kenaikan dan keterbatasan stok juga dibahas,” ucapnya Selasa (29/3/2022).Kepala Dinas Perdagangan Makassar Arlien Ariesta mengatakan, salah satu tugas Disdag adalah melakukan pemantauan harga di pasar.

Yang terjadi saat ini, ketidak seimbangan antara permintaan minyak goreng dan ketersediaan minyak goreng. Baik di retail maupun di pasar tradisional.Informasi dari Distributor, pre order yang dipesan lewat produsen hanya bisa dipenuhi 30 persen dari jumlah permintaan.

Memang diakui bahwa stok terbatas, informasi dari distributor pre order mereka tidak terpenuhi 100 persen hanya 30 persen,” jelasnya.

Menurutnya, minyak goreng merupakan komoditas yang memiliki tingkat inflasi yang bervariasi, karena produksi bahan baku minyak goreng dipengaruhi harga global.Tingginya harga minyak goreng terjadi sejak akhir tahun 2021 lalu.

Pemerintah, kata Arlien sudah melakukan berbagai upaya, misalnya melakukan intervensi dengan menerapkan subsidi minyak kemasan dengan harga Rp14 ribu per liter.Namun, kebijakan tersebut hanya bertahan dua bulan lebih, Pemerintah kemudian menghilangkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak kemasan(*)