google-site-verification=fbNRZd_GGUcoASUx4OxdPp1QF8CMbm7AHZSxP2RDp7k
Rab. Okt 21st, 2020

Ini Yang Di Bahas Saat Appi dan Zulkifli Di Cafe Kedai Kita

JPM – Bakal calon Wali kota Makassar periode 2020 Munafri Arifuddin atau yang biasa disapa Appi, ngopi bareng dengan Koalisi Pemuda Makassar (KPM) dan sejumlah awak media di cafe & Resto Kedai Kita jalan Landak, Senin (27/1/2020) sore.

Dalam ngopi tersebut sejumlah tokoh milenial juga hadir,diantaranya Irfan Darmawan selaku Presidium KPM dan Zulkifli Thahir, Sekretaris Tim Menara DIAMi akronim Danny Pomanto dan Indira Mulyasari.

Zulkifli dan Appi nampak berbincang santai di tengah simpatisan. Sinyal kedekatan itu tak luput dari perhatian media yang mempertanyakan tentang keberlanjutan pertemuan ini untuk mengusung Appi di Pilwali Makassar 2020 mendatang.

“Ya saya diundang teman teman KPM dan bertemu dengan Pak Appi di sini (Warkop Kedai Kita).” ujar Abang Culeq sapaan Akrab Zulkifli Thahir.

“Kita membahas banyak hal, salah satunya kondisi pemilihan Walikota (Pilwali) 2020. Sekaitan dukung-mendukung saya kira tergantung Partai Demokrat, siapa pun yang direkomendasikan oleh partai, kami sebagai kader partai siap mengusung.” terang ketua Bappilu Partai Demokrat ini.

Ditempat Sama, Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran Abang Culeq yang telah menerima undangannya. Ia mengungkapkan pertemuan ini sebagai langkah awal silaturahmi.

“Dalam pemilihan seperti ini, kita butuh untuk saling berkomunikasi dan bertukar pikiran. Seperti saya bilang selalu, silaturahmi sangat penting dengan siapa pun, karna mungkin mereka bisa memberikan masukan masukan yang berarti untuk kita.

“Saya sih berharap seperti itu, kalau mau bergabung dengan kita melengkapi dan menutup kekurangan kita, ayo kita sama sama. Karena ini untuk kepentingan membangun kota Makassar yang sama kita cintai.” pungkasnya.

Kehadiran Zulkifli Thahir cukup menarik perhatian publik, sebagaimana diketahui, Tim Menara DIAMI merupakan pusat basis pemenangan Moh Ramdhan “Danny” Pomanto – Indira Mulyasari Paramastuti (DIAMi) pada perhelatan Pilkada 2018 lalu, bahkan turut mengawal suara kolom kosong mengalahkan Appi-Cicu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *