16 Juni 2024

Polres Sidrap Bersama Jajaran Polsek Amankan Perakitan Kotak Suara Pemilu 2024

JP SIDRAP – Kepolisian Resor Sidenreng Rappang (Polres Sidrap) memperketat pengamanan saat perakitan kotak suara di gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Sidrap dalam rangka Operasi Mantap Brata 2023-2024.

Pengamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan perakitan kotak suara pemilu 2024.

Kegiatan yang dihadiri Ketua KPU Kab. Sidenreng Rappang Saharuddin, Komisioner KPU Kab. Sidenreng Rappang Nursin (Divisi Teknis Penyelenggra), Kasubbag Kerma Polres Sidrap IPTU Antonius Pasakke selalu Kapusdal Ops Mantap Brata 2023-2024, Kordinator Bawaslu Kab. Sidrap Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Andi Syaiful, S.Sos.,M.AP, Staf KPU Kab. Sidrap, Staf Bawaslu Kab. Sidrap, Ketua PPK bersama anggota se-Kab. Sidrap serta Personil Polres dan Polsek yang pengamanan.

Adapun Jumlah kotak suara yang dirakit sebanyak 4.670 kotak dengan rincian, Kec. Maritengngae 715 kotak, Kec. Wattang Sidenreng 305 kotak, Kec. Wattang Pulu 520 kotak, Kec. Panca Lautang 285 kotak, Kec. Tellu Limpoe 390 kotak, Kec. Panca Rijang 455 kotak, Kec. Baranti 485 kotak, Kec. Kulo 205 kotak, Kec. Pitu Riawa 450 kotak, Kec. Dua Pitue 475 kotak, Kec. Pitu Riase 385 kotak

Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah. S.I.K.,M.H melalui Kasi Humas AKP Suwandi. S. Sos mengatakan, pengamanan gudang logistik KPU tersebut dilakukan secara ketat oleh Polres Sidrap bersama jajaran Polsek di Gudang Logistik KPU Kab. Sidrap Jalan Cokroaminoto No. 77, Kel. Wala, Kec. Maritengngae.

Kasihumas menambahkan, kali ini petugas KPU melakukan perakitan kotak suara Pemilu 2024 dan dijaga ketat oleh jajaran Polres Sidrap, proses pengamanan dan pemantauan terus berlangsung untuk menjamin keamanan serta kelengkapan logistik Pemilu 2024.

Pengamanan pada gudang logistik pemilu ini sangat penting dilaksanakan karena sebagai tempat untuk menyimpan bilik suara pemilu 2024, guna mencegah terkait potensi gangguan kamtibmas yang mungkin saja bisa terjadi pada saat pelaksanaan perakitan kotak suara jelang pemilu 2024.”Tutup Kasihumas. (*)