7 Mei 2026

Diduga Jadi “Lumbung” Solar Ilegal, SPBU Kasuarrang Maros Disorot Tajam Aktivis Serta Manajer Diduga Dari Aparat Institusi

Maros, 7 Mei 2026 — Sorotan tajam mengarah ke salah satu SPBU di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, yakni SPBU Kasuarrang 704.90510 yang diduga terlibat praktik penyaluran BBM jenis solar kepada pelaku bisnis solar ilegal.

Dugaan tersebut mencuat setelah tim investigasi melakukan pemantauan langsung di lokasi dan menemukan adanya aktivitas pengisian BBM jenis solar yang dinilai tidak wajar. Dalam hasil investigasi lapangan, ditemukan beberapa unit truk dan mobil model ekspedisi diduga melakukan pengisian solar berulang kali dalam sehari di SPBU tersebut, serta adanya data yang menguatkan dimana diduga Manajer SPBU tersebut adalah seorang Aparat Institusi serta bisa dikaitkan dengan keterlibatan Oknum Aparat.

“Fakta di lapangan menunjukkan ada kendaraan yang melakukan pengisian hingga 3 sampai 4 kali dalam sehari. Ini patut diduga kuat adanya permainan antara pemilik kendaraan dengan pihak SPBU,serta ada beberapa sumber yang mengarah ke Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat karena Diduga Manajer SPBU tersebut seorang Berinisial (A) yang juga anggota Aparat Institusi” tegas Rizal selaku Sekretaris Jenderal Zona Merah Sulsel kepada awak media, Kamis (07/05/2026).

Rizal mengungkapkan, pihaknya telah mengantongi sejumlah data penting terkait dugaan praktik tersebut, mulai dari plat nomor kendaraan, dokumentasi foto kendaraan, hingga waktu pengambilan BBM jenis solar yang diduga dilakukan secara berulang.

“Kami sudah mengumpulkan data lengkap. Mulai dari identitas kendaraan, dokumentasi aktivitas pengisian, hingga jam pengambilan solar. Semua ini akan kami laporkan secara resmi kepada Aparat Penegak Hukum dan juga ke PT Pertamina Persero Pusat untuk ditindaklanjuti,” ujar Rizal.

Ia menilai, apabila dugaan ini benar terjadi, maka praktik tersebut sangat merugikan masyarakat umum, khususnya para nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil yang kerap mengalami kesulitan mendapatkan BBM subsidi.

Selain itu, Rizal juga meminta pihak terkait untuk segera melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap aktivitas distribusi BBM di SPBU tersebut guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Jangan sampai BBM subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat kecil justru diduga dimanfaatkan oleh mafia solar untuk kepentingan bisnis ilegal,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU Kasuarrang maupun pihak terkait lainnya belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.