25 Juni 2024

Kapolres Luwu Hadiri Gerakan Pangan Murah Guna Kawal Stabilitas Harga Dan Ketersediaan Stok Bapokting Terutama Beras

JP Luwu – Penjabat Bupati Luwu Drs. Muhammad Saleh, M.Si. didampingi Kapolres Luwu AKBP Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si menghadiri operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu bertempat di Lapangan Opu Daeng Risaju Kota Belopa, Rabu (28/02/2024).

Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk menekan inflasi dengan cara menjaga stabilitas harga bahan pokok khususnya beras dan menjaga ketersediaannya di tingkat konsumen, terutama menjelang bulan suci ramadhan.

Gerakan pangan murah yang digelar kali ini mengucurkan sebanyak 10 ton beras SPHP, yaitu beras yang digulirkan pemerintah melalui Perum Bulog sebagai program stabilisasi pasokan dan harga pangan. Beras ini berasal dari cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog. Beras tersebut dijual dengan harga Rp 10.600/kg atau Rp 53.000 untuk setiap kemasan 5 kilogram.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Andi Makkawaru menyampaikan bahwa pemerintah juga bekerja sama dengan Rumah Pangan Kita, Peternak dan Gapoktan untuk menyediakan gula sebanyak 1 ton dengan harga Rp 17.000/Kg, Minyak kita sebanyak 1000 liter seharga Rp 17.000/liter, Minyak Panah Mas seharga Rp 87.000 per jerigen dan telur sebanyak 50 rak seharga Rp 53.000/rak.

Kapolres Luwu di kesempatan yang sama juga menuturkan bahwa pihaknya akan senantiasa memonitor perkembangan harga bahan pokok dan ketersediannya khususnya beras yang sempat mengalami kenaikan beberapa waktu yang lalu.

“Kami punya Satgas Pangan yang akan senantiasa berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting serta mencegah adanya spekulan yang bermain termasuk menimbun bapokting dengan motif mencari keuntungan jelang bulan ramadhan.” Ungkap AKBP Arisandi.

Gerakan pangan murah akan digelar selama 3 hari sejak tanggal 28 Februari hingga 1 Maret 2024. Diharapkan melalui kegiatan ini, daya beli masyarakat tetap akan terjaga dan harga komoditas bapokting terutama beras tetap stabil.