Tokoh Masyarakat Apresiasi Langkah Preventif Polres Luwu Melalui Tim UKL di Kecamatan Bua
JP LUWU — Langkah preventif yang dilakukan Polres Luwu melalui pembentukan Tim UKL (Unit Kecil Lengkap) dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Bua mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran personel kepolisian yang rutin melaksanakan patroli di sejumlah titik rawan dinilai mampu memberikan rasa aman dan menjaga situasi tetap kondusif di tengah masyarakat.
Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Bua, Azhar M. Toputiri, menilai upaya yang dilakukan Polres Luwu merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah tersebut.
“Kami mengapresiasi langkah preventif Polres Luwu melalui pembentukan Tim UKL dan patroli rutin di titik-titik rawan. Kehadiran personel di lapangan membuat masyarakat merasa lebih aman dan tenang,” ujar Azhar, Kamis (07/05/2026).
Menurutnya, patroli rutin dan pendekatan humanis yang dilakukan aparat kepolisian sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan dan mencegah terjadinya potensi konflik antar kelompok pemuda.
“Kehadiran personel kepolisian secara rutin di tengah masyarakat tentu memberikan dampak positif, karena masyarakat merasa ada perhatian dan pengawasan dalam menjaga keamanan wilayah,” lanjutnya.
Azhar juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh pemuda dan para orang tua, agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dengan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak muda di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu mengatakan bahwa pembentukan Tim UKL merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Bua.
“Kami terus mengedepankan langkah pencegahan melalui patroli skala besar, patroli dialogis, serta penjagaan di sejumlah titik yang dianggap rawan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” ucapnya.
Selain itu, AKBP Adnan Pandibu juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang dapat mengganggu situasi keamanan di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Diketahui, personel gabungan dari Kompi 3 Batalyon D Pelopor, Polsek Bua, dan Samapta Polres Luwu terus meningkatkan patroli serta penyisiran di sejumlah titik rawan di Kecamatan Bua sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Dalam kegiatan patroli tersebut, personel gabungan turut mengamankan sejumlah pemuda yang diduga hendak terlibat dalam aksi perkelahian serta mengamankan berbagai barang berbahaya berupa ketapel busur, parang, tombak, petasan rakitan, dan sejumlah senjata tajam lainnya guna mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut.
